Malang, - Peringatan HUT ke-66 tahun Rindam V/Brawijaya, diwarnai dengan adanya penyelenggaraan lomba panahan. Lomba bertajuk Archery Series Stage 2 itu, dibuka langsung oleh Danrindam V/Brawijaya, Brigjen TNI Mukhammad Albar pada Senin (24/08/2026).
“Kompetisi ini merupakan sarana pembinaan, evaluasi sekaligus penjaringan atlet-atlet panahan berpotensi di Jatim, ” ujar Danrindam.
Brigjen TNI Mukhammad Albar, menambahkan keberadaan event itu dinilai sangat penting bagi para atlet panahan. Terlebih, kata Danrindam, untuk mengukur kemampuan teknis, mental atlet, kedisiplinan dan sportivitas.
Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Indonesia atau Perpani Jatim, Denny Tristiyanto, menilai kompetisi yang digelar oleh Rindam V/Brawijaya tersebut sangat penting bagi proses evaluasi para atlet.
“Adanya event ini, tentu kami bisa melakukan evaluasi kepada para atlet panahan, ” tandasnya.
Provinsi Jatim, kata dia, memiliki sejarah dalam prestasi panahan nasional. Itu dibuktikan dengan berbagai torehan prestasi para atlet panahan Jatim yang sebelumnya pernah meraih gelar juara umum di ajang panahan PON sebanyak 10 kali berturut-turut.
“Itu terbukti ketika pelaksanaan PON 1985 hingga PON Papua. Namun, Jatim gagal mempertahankan gelar PON tersebut pada PON Aceh-Sumut, ” ungkapnya. (*)

Riansyah